Amalan Doa Sholat Wajib Dan Niat Puasa Sunnah

Doa Niat Puasa Arafah Dan Tarwiyah Bulan 9 - 8 Dzulhijjah Sebelum Idul Adha 2020

Niat Puasa Arafah Dan Tarwiyah - 10 hari pertama pertama bulan dzulhijjah adalah waktu paling baik untuk meningkatkan berbagai amalan sunnah serta memupuk kebiakan diri agar lebih berkualitas di hadapan allah swt. Banyak amalan yang bisa di lakukan pada saat tersebut salah satunya seperti mengerjakan puasa arafah dan tarwiyah pada tanggal 8 serta 9 dzulhijjah sebelum hari raya idul adha. Bahkan yang lebih istimewa lagi adanya ibadah qurban tepat pada tanggal sepuluh tersebut, yang mana ibadah yang satu ini memiliki keutamaan serta hikmah luar biasa.

Selain adanya anjuran untuk melakukan amalan sunnah, tepat pada bulan dzulhijjah juga merupakan waktu pelaksanaan ibadah haji, sebagai penyempurnaan dari salah rukun islam yang lima, namun kewajiban ini hanya di tentukan pada mereka yang sudah mampu melaksanakannya terutama dalam hal biaya. Sangat luar biasa sekali hikmah dan manfaat juga pahala bagi oang yang bisa melaksanakan ibadah haji minimal satu kali dalam hidupnya, karena selain telah sempurna melakukan rukun islam juga tentu merasa bangga dengan mengunjungi tanah suci yang merupakan tempat kelahiran baginda nabi saw.

Pelaksanaan puasa tanggal 8 yaitu tarwiyah dan 9 arafah sangat di anjurkan agar umat islam yang tidak bisa merasakan nikmatnya ibadah haji di tanah suci, masih bisa merasakan kenikmatan dari pahala kedua puasa tersebut. Sebagaimana dalam beberapa keterngan dalil hadits bahwa puasa arafah tersebut dapat menghapus dosa setahun lalu dan tahun yang akan datang. Selain itu juga di ceritakan bahwa rasulullah saw sangat menyukai perbuatan baik yang di kerjakan pada sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah meskipun di banding dengan berjihad di jalan allah swt.

Dzulhijjah termasuk bulan yang penuh dengan kebaikan bahkan lebih unggul di banding bulan lain, salah satu bukti dengan dijadikannya dzulhijjah sebagai waktu untuk pelaksanan ibadah haji umat islam. Selain itu juga bulan tersebut di jadikan waktu perayaan hari raya selain idul fitri yang di anjurkan umat islam agar melakukan shalat sunnah hari raya serta pada hari raya tersebut, terdapat sebuah ritual ibadah penyembelihan hewan qurban yang nanti daging dari penyembelihan hewan tersebut di bagikan kepada fakir miskin. Peristiwa tersebut tentu menjadi bukti nyata dari keistimewaan bulan dzulhijjah.

Niat Puasa Tariwyah 8 Dzulhijjah

Niat Puasa Tarwiyah


Untuk puasa tarwiyah sendiri di laksanakan pada tanggal delapan dzulhijjah, perintah dari pelaksanaan puasa ini berdasarkan pada salah satu hadits yang menyebutkan tentang keutamaan puasa tarwiyah yang dapat menghapus dosa satu tahun, meskipun ini redaksi hadits yang menyebutkan hal tersebut tergolong hadits dhaif, namun dalam hal ini para ulama bersepakat boleh mengamalkan hadits dhaif dalam rangka Fadla'ilul a’mal atau sebagai untuk memperoleh keutamaan.

Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah

Niat Puasa Arafah

Sedangkan untuk puasa arafah sendiri di kerjakan pada tanggal sembilan dzulhijjah sehari sebelum pelaksanaan hari raya idul adha, serta puasa arafah ini juga hanya di perintahkan kepada mereka yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji, ada pun bagi yang sedang berhaji tidak masuk pada anjuran puasa arafah. Pelaksanaan waktu puasa arafah yang jatuh pada tanggal 9 bukan semata-mata karena sedang di lakukan wukuf arafah bagi yang beibadah haji, tetapi tanggal sembilan tersebut mengikuti perhitungan kalender hijriyah di negara masing-masing sebab antara indonesia dan arab terjadi perbedaan waktu antara 4 sampai 5 jam.

Dalam hal tata cara puasa tarwiyah dan arafah ini tidak berbeda dengan puasa lain baik dari sisi waktu pengerjaannya hinga hal-hal yang membatalkan puasa. Begitu juga wajib membaca niat puasa arafah dan tarwiyah bagi siapa pun yang akan mengerjakannya, dan niat ini di bacakan ada malam hari seperti ketika melakukan puasa ramadhan. Mari kita raih pahala yang besar pada bulan dzulhijjah, jika tidak dari ibadah haji setidaknya bisa mendapatkan kebaikan dari puasa sunnah atau ibadah kurban. Karena tentu sangat rugi apabila dzulhijjah berlalu begitu saja tanpa di manfaatkan sebaik mungkin untuk memufuk amal kebaikan.

Tata Cara Niat Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud Waktu Dan Jumlah Rakaat Yang Benar

Tata cara sholat tahajud adalah praktik ibadah yang wajib di pahami dengan baik dan benar oleh semua umat islam,meskipun hukum dari amalan ini sunnah tetapi bagi siapa saja yang ingin mengerjakannya harus di lakukan sesuai dengan panduan yang sudah di tentukan dalam tata cara sholat, apalagi sholat malam ini memiliki keutamaan luar biasa dan bisa memberi manfaat bagi siapa pun yang mengerjakannya dengan rutin.

Keunggulan dan keutamaan sholat tahajud langsung di ungkapkan dalam bebeberapa ayat al-qur'an dan ini menjadi bukti nyata yang harus di yakini oleh umat islam bahwa ibadah sunnah malam hari tersebut benar-benar lebih unggul di banding sholat sunnah lainnya. Dengan begitu sudah sehrausnya bagi umat muslim yang merasa beriman kepada allah serta rasulnya untuk selalu mengerjakan tahajud setiap hari apabila benar-benar mengharapkan kebaikan dunia dan akhirat.

Memang banyak sekali sholat sunnah yang sama-sama di anjurkan kepada umat muslim seperti sholat hajat, dhuha, istikharah, tahiyatul masjid dan yang lainnya. Namun satu di antara sholat sunnah yang langsung tercantum di jelaskan dalam ayat al-qur'an adalah tahajud, ini menjadi bukti bahwa sholat ini memiliki keunggulan lebih, bahkan pantas saja jika baginda nabi menyukai sholat ini bahkan beliau sangat menganjurkan kepada umatnya untuk rutin melakukan tahajud setiap malam.

Adapun bagi kalian yang ingin mengerjakan tahajud, maka harus memahami dengan baik tentang tata cara niat dan bacaan doanya, sama halnya juga ketika akan mengerjakan sholat sunnah lain, terlebih dahulu harus mengetahui tata cara dan doa sholat dhuha misalnya. Lebih jauhnya lagi selain tata cara yang benar, kalian juga mesti mengetahui waktu pelaksanaan yang tepat sebab tahajud ini tergolong ibadah dengan waktu dan juga syarat tertentu.

Waktu Sholat Tahajud

Tahajud tergolong sholat sunnah yang memiliki waktu tertentu dalam pelaksanaannya yaitu di malam hari sehingga tidak heran jika banyak juga yang menyebut tahajud sebagai sholat malam. Batasan waktu untuk mengerjakan tahajud adalah mulai dari setelah waktu isya hingga datangnya waktu subuh. Namun para ulama memberikan pendapat bahwa ada waktu paling di unggulkan untuk pelaksanaan tahajud tyaitu pada sepertiga malam atau sekitar sesudah lewat pertengahan malam atau kira-kira pukul 1 dan 2 malam hari.

Syarat Sholat Tahajud

Yang di maksud dengan syarat di sini buka sesuatu yang sama seperti sholat lain seperti wudhu atau beragama islam, namun lebih jaunya lagi yang di maksud yaitu syarat khusus sholat tahajud adalah harus tidur terlebih dahulu. Tidur menjadi syarat mutlak yang harus terpenuhi bagi siapa saja yang berencana akan melakukan tahajud meskipun tidurnya hanya sebentar saja. Karena menjadi syaratmutlak maka jika tidur tersebut tidak di lakukan maka tentu tidak ada tahajud.


Jumlah Rakaat Sholat Tahajud

1. Menurut Imam Hanafi adalah Maksimal 8 rokaat,

2. Menurut Imam Maliki adalah Maksimal 10 atau 12 rokaat

3. Menurut Imam Syafi'i dan hambali adalah tiada ada batasan hitungan

Jumlah rakaat sholat tahajud paling sedikit sebanyak 2 rakaat saja tetapi untuk ukuran maksimalnya para ulama dalam hal ini berbeda pendapat, imam hanafi membatasi dengan 8 rakaat saja sedangkan imam maliki 10 atau 12 rakaat adapun imam syafi'i dan hambali tidak membatasi ukuran dari jumlah rakaat sholat tahajud dalam arti boleh di lakukan sebanyak-banyaknya jika mampu. Jika di tanya mana yang lebih unggul, maka semuanya baik karena mereka berpendapat tidak keluar dari dalil masing-masing, jika masih di beri kemampuan oleh allah swt untuk beribadah maka sebanyak-banyaknya beribadah.

Tata Cara Sholat Tahajud

Selanjutnya hal paling harus di pahami dalam pelaksanaan sholat tahajud yaitu tata cara, pada dasarnya tata cara atau panduan meliputi gerakan juga bacaan sholat tahajud ini sama seperti sholat wajib yang biasa di kerjakan sehari-hari di awali dengan niat di akhiri salam. Namun untuk tahajud ini di kerjakan dengan masing-masing 2 rakaat setiap salam, contohnya jika akan melakukan tahajud 4 rakaat maka tiap 2 rakaat harus melakukan salam layaknya seperti sholat subuh. Selanjutnya selain ketentuan rakaat juga jangan lupa untuk berniat khusus sholat tahajud.

Niat Sholat Tahajud

Niat Sholat Tahajud

اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatat tahajudi rok’ataini mustaqbilal kiblati lillahi ta’aalaa.

Artinya : Aku berniat sholat Tahajud dua rakaat menghadap kiblat karena Allah semata.

Apabila sholat tahajud sudah selesai di lakukan sambil membaca niat pada setiap takhbiratul ihram, jangan dulu pergi dari empat sholat namun lebih utama di alnjut dengan membaca dzikir dan doa adapaun di antara amalan yang dapat di amalkan yaitu:

Dzikir Setelah Sholat Tahajud

1. Membaca Dzikir Istighfar
2. Membaca Dzikir Laa ilaaha illallah
3. Membaca Dzikir Tasbih (Subhanallah)
4. Membaca Dzikir Takbir (Allahu Akbar)
5. Membaca Dzikir Tahmid ( Alhamdulillah)
6. Membaca Dzikir Sholawat Nabi Muhammad
7. Membaca Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq dan Surat An Nas
8. Ditutup membaca Surat Al Fatihah
9. Dan di tutup dengan doa sholat tahajud

Doa Setelah Sholat Tahajud

Doa Setelah Sholat Tahajud

Latin : Allaahumma lakal hamdu anta qayyumus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqu, wa qaulukal haqqun, wal jannatu haqquw wannaaru haqquw wan-nabiyyuuna haqquw wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallama haqquw wassaa’atu haqq. Allaahumma laka aslamtu wa bika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu wa ilaika haakamtu faghfirlii maa qoddamtu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqoddimu wa antal mu’akhkhiru laa ilaaha anta. wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya : Ya Allah bagi-Mu-lah segala puji, Engkaulah yang mengurus langit dan bumi serta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Raja langit dan bumi beserta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi beserta semua makluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Maha benar, janji-Mu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, ucapan-Mu adalah benar, surga adalah benar, neraka adalah benar, para nabi adalah benar dan Nabi Muhammad Saw adalah benar serta hari kiamat adalah benar. Ya Allah hanya kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, hanya kepada-Mu aku kembali (bertaubat), kepada-Mu aku mengadu, dan kepada-Mu aku meminta keputusan, maka ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu dan yang kemudian serta apa yang kusembunyikan dan yang kulakukan dengan terang-terangan dan apa yang lebih Engkau ketahui dariku, Engkau yang mendahulukan dan yang mengakhirkan, tiada Tuhan selain Engkau, dan tiada daya (unutk menghindar dari kemaksiatan) dan tiada kekuatan (untuk melakukan ibadah) kecuali dengan pertolongan Allah.

Sholat Tahajud Dan Witir

Sering ada pertanyaan dari kalangan masyarakat muslim tentang melakukan sholat witir setelah tahajud bagaimana hukumnya? Dalam hal ini sudah jelas bahwa menutup sholat malam dengan witir hukumnya sunnah bahkan di anjurkan. Sehingga ketika melakukan tahajud alangkah lebih utama apabila di lanjut dengan sholat witir. Permasalahannya bagaimana pada bulan ramadhan sebab umumnya witir di lakukan sesudah tarawih? Jika witir sudah di kerjakan sesudah tarawih maka tidak perlu lagi witir setelah tahajud bahkan ada sebuah keterangan yang menyebutkan "tidak ada 2 witir dalam 1 malam".

Keutamaan Sholat tahajud

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ قِيَامُ اللَّيْلِ

Sholat yang paling afdhol setelah sholat fardhu adalah sholat malam” (HR. An Nasa’i)

وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْـمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ

“Dan ketahuilah, bahwa kemuliaan dan kewibawaan seorang mukmin itu ada pada shalat malamnya” (HR. Hakim; hasan)

Meskipun masih banyak hadits dan dalil lain yang menunjukan tentang keutamaan sholat tahajud, tetapi ketiga hadits tersebut di rasa lebih dari cukup untuk menjadi motivasi atau dorongan hati setiap insan agar tidak membiarkan malam hari belalu begitu saja. Bukankah yang di harapkan adalah tepat terpuji atau berada dalam ridha allah selamat dunia akhirat, maka salah satu pintu untuk mencapai hal tersebut dengan cara mengerjakan tahajud secara rutin.

1. Sholat Sunnah Paling Utama
2. Kunci Masuk Surga
3. Kemuliaan dan Kewibawaan
4. Menenangkan Hati
5. Dipelihara oleh Allah dari Segala Macam Bencana
6. Menolak Penyakit
7. Mendapatkan Kebaikan Dunia dan Akhirat
8. Doanya Dikabulkan

Manfaat Sholat tahajud

Selain keutamaan, sholat tahajud juga akan memberikan manfaat cukup banyak kepada setiap orang yang bisa dengan rutin mengerjakannya, seperti.

1. Kuat Dalam Berpikir atau mudah mencerna segala ilmu pengetahuan
2. Wajahnya semakin nampak bersinar atau berkarisma
3. Memberikan kekuatan batin
4. Memberikan kekuatan mental
5. Menguatkan daya ingat
6. Hajatnya mudah terkabul
7. Doa Cepat Terkabul
8. Dapat memberikan inspirasi baru dan kebaikan
9. Dan masih banyak lagi yang Lainnya.

Sebenarnya banyak jalan yang baik dan semppurna untuk menggapai segala yang di inginkan baik ketika berhubungan dengan dunia atau akhirat salah satunya sholat tahajud. Ketika seorang muslim sudah yakin beriman dan melakukan segala amal keaikan serta mengerjakan dengan sungguh-sungguh semua yang di perintahkan allah dan rasulnya maka di jamin hidup dia akan semakin sukses baik dunia atau akhirat. Bahkan meskipun dia menginginkan kesuksesan dalam hal pekerjaan atau ingin jadi orang kaya, tidak akan sulit bagi allah untuk menjadikannya, dengan demikian mari sama-sama untuk meningkatkan ketaqwaan dengan sesungguh sungguhnya.

Sampai di sini akan dapat di pahami dengan baik dan benar tentang tata cara bacaan niat dan doa sholat tahajud yang benar, karena sebenarnya yang paling penting di pahami dari tahajud ini adalah yang berkaitan dengan waktu serta niat dan syaratnya. Sebagian sebagian besar panduan dalam tahajud tidak ada perbedaan dengan sholat pada umumnya termasuk juga mengenai bacaan surat setelah fatihah. Silahkan di baca hingga paham semua yang berhubungan di atas dengan tata cara niat bacaan doa setelah sholat tahajud waktu dan jumlah rakaat yang benar.

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis, Doa Buka Waktu Manfaat Dalil Yang Benar

Puasa senin kamis merupakan amalan ibadah yang cukup populer dikalangan umat muslim, bahkan di yakini memiliki keistimewaan luar biasa selain pahala sunnah dari pelaksanaannya. Bahkan lebih hebatnya lagi tidak sedikit dari kalangan para ulama yang menyebutkan wasillah ibadah ini dengan terkabulnya hajat selain itu kalangan para ahli dokter yang mengaitkan manfaat berpuasa tersebut dengan dunia kesehatan, serta ini salah satu bukti kesempurnaan agama islam dalam menetapkan sebuah hukum maka akan memberi kebaikan kepada para hambanya yang taat.

Puasa sunnah senin kamis ini tidak lepas dari sejarah baginda nabi muhammad saw semasa beliau hidup, dimana sang utusan allah ini lebih menyukai berpuasa pada hari senin dan kamis, sebab senin merupakan hari kelahirannya serta pada kedua hari tersebut menjadi waktu di perlihatkannya amal ke hadapan allah swt, dan rasul pun sangat merasa gembira ketika amalnya di perlihatkan beliau sedang melaksanakan puasa. Inilah salah satu dalil yang menjadi sumber dari hukum sunnah puasa senin kamis, sebagaimana tercantum dalam sebuah hadits riwayat tirmidzi dan yang lainnya.

Puasa juga di yakini sebagai bukti bahwa seorang hamba cinta kepada allah dan rasulnya, ketika dia benar-benar mencintai tuhan dan utusannya maka akan dengan hati sungguh-sungguh melaksanakan perintah serta larangannya, begitu juga dengan puasa ini karena amalan tersebut merupakan perintah yang harus di taati baik itu dari puasa wajib atau sunnah. Sedangkan untuk puasa senin dan kamis ini bukan satu-satunya amalan sunnah yang di anjurkan baginda nabi saw, tetapi masih banyak yang lainnya seperti puasa pada bulan haram, asyura dan tasu'a, puasa syawal dan lain sebagainya.

Sebagaimana ibadah lainnya, puasa senin kamis ini juga memiliki tata cara dan harus di penuhi oleh siapa saja yang akan melaksanakannya seperti harus mengetahui waktu berpuasa, hal-hal yang membatalkan, serta niat puasa senin kamis dengan baik dan benar. Pada dasarnya pelaksanaan puasa sunnah tidak jauh berbeda dengan puasa wajib ramadhan atau qadha yaitu seseorang harus berniat di malam hari kemudian puasa di awali sejak awal waktu subuh hingga maghrib, dan menjauhi semua perkara yang dapat membatalkan ibadah tersebut seperti makan serta minum.

1. Niat puasa Senin Kamis

Bacaan Niat Puasa Senin Dan Kamis

Niat Puasa Pada Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SAUMA YAUMAL ITSNAINI SUNNATAN LILLAHI TAN’AALA

Artinya : "Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala"

Niat Puasa Pada Hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SAUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAN LILLAHI TA’AALA

Artinya : "Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala"

Doa Buka Puasa

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

ALLAHUMMA LAKASUMTU WABIKA AAMANTU WA'ALAA RIZQIKA AFTHORTU BIROH MATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN

Artinya : “Ya Allah, untuk-Mu atau karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih”

Menggabungkan Niat Puasa Senin Kamis dan Puasa Ganti

Puasa pada hari senin kamis termask yang paling disukai oleh sebagian besar masyarakat muslim sebab selain sunnah nabi juga di yakini memiliki manfaat luar biasa, namun tibul pertanyaan behubungan dengan puasa qadha, bagaimana jika niat puasa ganti sekaligus puasa senin kamis?. Jawabannya kembali pada dasar hukum ibadah tersebut sebagaimana puasa qadha adalah wajib sedang puasa seninkamis adalah sunnah, dengan demikian sudah tentu yang di wajibkan harus di dahulukan karena perintah dari sang maha pencipta dan apabila di tinggalkan termasuk dosa.

Dalam hal menggabungkan niat puasa qdha dan sunnah tentunya para ulama berbeda pendapat, menurut imam Al-Kurdi serta Imam Al-Barizi berpendapat jika puasa sunnah seperti hari ‘Asyuro, diniati puasa lain misalnya qadha ramadhan tanpa meniatkan puasa Asyura’ tetap mendapatkan pahala keduanya. Bahkan imam Romli mengemukakan seandainya puasa 6 hari bulan syawal digabung dengan qadha ramadhan, mendapatkan pahala keduanya. Tetapi jika menurut Abu Makhromah tidak mendapatkan pahala keduanya bahkan tidak sah.

Waktu Puasa

Puasa termasuk ibadah yang memiliki waktu khusus dalam pelaksanaannya, seperti untuk puasa ramadhan hanya di lakukan selama bulan tersebut, puasa rajab hanya pada bulan rajab, dan begitu juga dengan puasa senin kamis hanya di kerjakan pada hari tersebut. Adapun awal waktu di mulainya berpuasa serta akhir atau ditandai dengan berbuka, semuanya sama yaitu sejak masuk awal waktu subuh hingga matahari terbenam yang di tandai kumandang adzan maghrib. Jadi ketika seseorang akan bermaksud untuk berpuasa, mulai dari malam hari harus siap-siap membacakan niat puasa kemudian menjelang dini hari sebelum subuh di sunnahkan untuk makan sahur dan jika sudah masuk waktu subuh di mulai untuk berpuasa hingga maghrib.

Jadi dapat di simpulkan waktu berpuasa ini adalah mulai dari awal masuknya waktu subuh hingga datang waktu maghrib selama waktu tersebut orang yang berpuasa di larang melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan dan juga minum. Adapun untuk imsak yang saat ini umum berkumandang di indonesia, itu semua hanya sebagai tanda bahwa sebentar lagi waktu puasa akan tiba, biasanya anatara imsak dan waktu subuh hanya berkisar antara 10 menitan saja. Demi kehati-hatian dalam menjalankan ibadah, apabila waktu imsak sudah tiba sebaiknya hentikan makan dan minum, dan waktu 10 menit tersebut gunakan untuk persiapan sholat subuh, seperti berwudhu, atau gosok gigi bahkan mungkin untuk mandi dan lain sebagainya.

Manfaat Puasa Senin Kamis

Banyak yang beranggapan bahwa puasa sunnah yang rutin di kerjakan akan bisa memberikan manfaat tinggi bagi para pelakunya baik itu berhubungan akhirat atau dunia, bahkan puasa tersebut di kaitkan langsung dengan masalah kesehatan baik untuk menjaga sebuah penyakit agar tidak mudah menyerang tubuh, sebagai sarana diet sehat bahkan meningkatkan kecantikan. Anggapan tersebut memang dapat di pahami secara baik sebab hakikat dari puasa adalah membersihkan hati dan pikiran dari berbagai sipat buruk, sehingga orang yang sedang berpuasa hati akan terjaga pikiran tetap bersih dan badan sehat sebab tidak masuk makanan-makanan yang membahayakan, ketika berpuasa orang-orang lebih memiliki makanan sehat.

Bisa di ambil kesimpulan bahwa manfaat puasa tersebut termasuk juga rutin dengan senin kamis akan memberikan manfaat baik yang berkaitan dengan kehdiupan dunia atau akhirat bahkan ketika seseorang ingin cantik tubuh bersih serta berkarisma, puasa juga bisa menjadi sarana terbaik kesehatan tubuh karena dengan hati pikiran bersih akan lebih cepat menimbulkan kebaikan pada kesehatan. Lalu apakan manfaat puasa sunnah juga bisa melancarkan hajat seperti agar mudah menemukan pekerjaan atau di lapangkan dalam hal rezeki? jawaban pasti dan yakin itu salah satu manfaatnya, dengan mendekatkan diri kepada allah salah satunya rutin melakukan ibadah sunnah maka allah swt akan memberi kemudahan dalam berbagai hal.

1. Pintu Surga Dibuka Selebar-lebarnya
2. Menurunkan Hawa Nafsu
3. Mendatangkan Berlimpah Kebaikan
4. Pelajaran diri untuk berdisiplin
5. Pengaruh kesehatan pada tubuh
6. Menjadi Perlindungan Batin Seseorang
7. Melembutkan hati dan meningkatkan rasa syukur
8. Memberi Kesempatan Organ Tubuh untuk Beristirahat
9. Terhindar dari Godaan Setan
10. Melatih Emosi
11. Melatih Diri Terhaindar dari Dosa
12. Dapat Meningkatkan Amalan
13. Meningkatkan Kinerja Otak dalam Mengingat
14. Meremajakan Sel-sel Kulit
15. Menurunkan Lemak
16. Menunda Penuaan Gigi
17. Menyehatkan Gigi
18. Menjadi Obat Penghilang Stres
19. Menghilangkan Perasaan Tidak Enak

Keutamaan Puasa Senin Kamis

“تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ، فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا.”

Pintu-pintu Surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengam-punan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Shahih Muslim).

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ اْلإِثْنَيْنِ وَالْخَمِيْسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ.”

“Amal-amal manusia diperiksa pada setip hari Senin dan Kamis, maka aku menyukai amal perbuatanku diperiksa sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.” [HR. At-Tirmidzi dan lainnya]

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim)

Setidaknya ketiga dalil tersebut bisa menjadi hukum dasar dari keutamaan puasa sunnah pada hari senin dan kamis yang begitu di sukai oleh baginda nabi muhammad saw. Serta dari puasa senin ini juga dapat di ambil sebuah pengetahuan bahwa ternyata dalam syariat islam tidak ada sesuatu yang di perintah tanpa di dalamnya berhubungan dengan manfaat dan keutamaan, termasuk juga yang berkaitan dengan hari senin dan kamis sehingga di jadikan sebagai waktu untuk mengamalkan sebuah puasa.

Ada banyak sekali pengetahuan yang bisa di pelajari lebih dalam seputar puasa sunnah senin kami ini termasuk keitimewaannya, begitu juga tentang yang berhubungan dengan antara puasa senin kamis di gabung beserta qadha puasa wajib ramadhan dan yang lainnya. Sekiranya pembahasan ini di rasa masih kurang komplit kalian tentunya bisa mencarilebih banyak lagi pada artikel lain, termasuk juga menanyakan langsung kepada para ahli agama seperti ustadz kiyai atau bahkan santri dan orang-orang berilmu lainnya.

Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah Dan Mal Hukum Yang Berhak Menerima

Pengertian zakat adalah pengambilan tertentu dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat tertentu, dan untuk diberikan kepada golongan tertentu. Atau secara jelasnya dapat di pahami bahwa zakat ini mengeluarkan harta dari hasil usaha yang sudah mencapai pada ketentuan untuk mengeluarkan jakan dalam jumlah tertentu untuk di berikan kepada golongan yang berhak menerima zakat itu sendiri (mustahik zakat), harta tersebut baik itu berupa uang atau hasil pertanian seperti padi/beras. Berbeda dengan infak atau sedekah yang tidak di batasi ukuran serta jenisnya, dalam zakat ini memiliki ketentuan ukuran dan jenis harta yang di keluarkan.

Hukum zakat adalah wajib bagi setiap umat muslim karena selain menjadi unsur pokok dari agama islam juga termasuk pada salah satu rukun islam sebelum ibadah haji. Setiap orang islam baik laki-laki atau perempuan wajib menunaikan zakat seperti hal nya juga jadwal sholat apabila sudah sampai pada syarat-syarat yang sudah di tentukan dalam syariat, apabila tidak di penuhi maka dosa yang nyata baginya. Selain itu juga zakat ini termasuk ibadah selain sholat dan puasa yang di atur langsung oleh al-qur'an, banyak ayat yang menerangkan tentang kewajiban mengeluarkan zakat tersebut seperti salah satunya yang di kutip dalam QS. al-Bayyinah.

Bagi orang yang memperhatikan zakat serta mengeluarkannya secara ruti apabila sudah sampai hartanya pada nisab selain telah sempurna menunaikan salah satu rukun islam juga tergolong orang yang beruntuk dan akan selalu di lapangkan kehidupannya. Tetapi sebaliknya bagi mereka yang lalai atau tidak mau mengeluarkan zakat tersebut maka ancaman baginya adalah siksa dosa yang amat pedih seperti dia akan di sulut oleh batu dan besi yang terlebih dahulu di panaskan dalam bara api neraka jahanam, sebagaimana keterangan ini tercantum dalam QS. At-Taubah ayat 34 bunyinya.

Doa Niat Zakat Fitrah Dan Mal

وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

"Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.”

Syarat Wajib Zakat

1. Muslim.
2. Berakal.
3. Balig.
3. Memiliki harta sendiri dan sudah mencapai nisab.

Macam-macam Zakat

1. Zakat nafs (jiwa), disebut juga zakat fitrah.
2. Zakat mâl (harta).

Yang Berhak Menerima Zakat (Mustahiq Zakat)

1. Fakir (orang yang tidak memiliki harta)
2. Miskin (orang yang penghasilannya tidak mencukupi)
3. Riqab (hamba sahaya atau budak)
4. Gharim (orang yang memiliki banyak hutang)
5. Mualaf (orang yang baru masuk Islam)
6. Fisabilillah (pejuang di jalan Allah)
7. Ibnu Sabil (musyafir dan para pelajar perantauan)
8. Amil zakat (panitia penerima dan pengelola dana zakat)

A. Zakat Fitrah

Pengertian zakat fitrah adalah kewajiban yang harus di penuhi oleh setiap individu umat islam baik dari kalangan wanita atau laki-laki yang mampu untuk mengeluarkan zakat tersebut pada waktu akhir bulan ramadhan atau sebelum melaksanakan sholat hari raya idul fitri dengan jumlah harta sesuai yang sudah di tentukan oleh syariat. Zakat fitrah ini juga sebagai sarana pembersih harta dan penyempurna ibadah puasa, amalan puasa selama sebulan lebih afdhal dengan di tutup membayar zakat fitrah tersebut.

Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah

Zakat fitrah ini selain memiliki ketentuan khusus dalam ukuran dan jenis yang di keluarkan, juga memiliki ketentuan waktu mengeluarkan zakat fitrah itu sendiri, mulai dari waktu harus, wajib, makruh hingga di haramkan mengeluarkan zakat fitrah, jika di kategorikan maka sebagai berikut.

1. Waktu Harus yaitu bermula dari awal bulan Ramadhan sampai akhir bulan Ramadhan

2. Waktu Wajib yaitu setelah matahari terbenam pada akhir bulan Ramadhan

3. Waktu Afdhal yaitu setelah melaksanakan solat subuh pada hari akhir Ramadhan sampai sebelum mengerjakan sholat idul fitri

4. Waktu Makruh yaitu setelah melaksanakan sholat idul fitri hingga sebelum terbenam matahari

5. Waktu Haram yaitu setelah matahari terbenam pada hari raya Idul Fitri

Syarat Wajib Zakat Fitrah

1. Beragama Islam dan Merdeka,

2. Menemui dua waktu yaitu diantara bulan Ramadhan dan Syawal walaupun hanya sesaat,

3. Mempunyai harta yang lebih dari pada kebutuhannya sehari-hari untuk dirinya dan orang-orang di bawah tanggungan pada hari raya dan malamnya.

Ukuran Zakat Fitrah

Setelah mengetahui tentang pengertian hukum dan waktu mengeluarkan zakat fitrah, selanjutnya fahami berapa besar ukuran dari zakat fitrah itu sendiri. Mulai dari belita hingga orang dewasa besarnya jakat fitrah adalah sebanyak 3,5 liter atau 2'5 kg beras, jika ingin membayarnya dengan bentuk uang maka hitung saja harga beras tersebut berapa, kemudian berikan kepada pihak lembaga amil zakat di temapat masing-masing pada waktu yang sudah di tentukan.

Doa Niat Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan ibadah yang wajib di penuhi oleh seluruh pemeluk agama islam bahkan bayi yang baru lahir di akhir bulan ramadhan pun wajib di kelaurkkan zakat fitrahnya. Di karenakan menjadi sebuah amalan ibadah wajib maka zakat fitrah juda di syariatkan untk di seratai niat khusus ketika akan mengeluarkannya baik itu zakat untuk diri sendiri atau orang lain yang di wakilkan.

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardhu karena Allah Taala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ……..(sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ……..(sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Seluruh Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala

Artinya : “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (……) fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk……..(sebutkan nama spesifik), fardhu karena Allah Taala.”

Doa Menerima Zakat Fitrah

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

Aajaraka Allahu fiima a’thayta, wa baaraka fiima abqayta wa ja’alahu laka thahuran

“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.

B. Zakat Mal / Harta

Yang di maksud dengan zakat mal di sini adalah meliputi harga milik diri sendiri baik berupa uang, emas, surat berharga, aset yang disewakan, harta pertanian, pertambangan termasuk hasil profesi dan lain sebagainya. Ketika harga tersebut sudah menghasilkan serta sampai pada hitungan nisab zakat maka wajib untuk mengeluarkan sebagiannya demi memenuhi zakat tersebut dan ini sudah di atur dalam syariat islam.

Nisab Dan Ukuran Zakat Mal

Nisab adalah berupa batasan antara apakah kekayaan itu wajib zakat atau belum, jika harta seseorang sudah mencapau batasan ukuran nisab maka wajib di keluarkan zakatnya, tetapi sebaliknya apabila belum mencapai titik ketentuan ukuran nisab maka tidak wajib. Adapaun batasan nisab antara suber sumber zakat dengan yang lainnya tentu berbeda misalnya untuk peternakan sekian dan untuk harta perniagaan menjadi sekian begitu jenis barang yang lainnya.

Batasan Nisab Wajib Zakat Peternakan

Unta 5 (lima) ekor
Sapi, Kerbau, dan Kuda 30 ekor
Kambing atau Domba 40 ekor
Unggas (Ayam, Bebek, Burung) dan Ikan

Adapun untuk Unggas Ayam, Bebek, Burung serta Ikan ini tidak tidak di hitung nisabnya berdasarkan jumlah ekor seperti unta sapi atau yang leinnya, melainkan berdasarkan skala usaha. Ternak unggas dan perikanan adalah setara dengan 20 dinar (1 dinar = 4,25 gram emas murni) atau sama dengan 85 gram emas murni (24 karat).

Apabila seseorang beternak ikan, dan pada akhir tahun (tutup buku) ia memiliki kekayaan berupa modal kerja dan keuntungan lebih besar, kira-kira setara dengan 85 gram emas murni, ia terkena kewajiban zakat sebesar 2,5%. Dengan demikian, usaha tersebut digolongan ke dalam zakat perniagaan.

Contoh:

Seorang peternak ayam broiler memelihara 1000 ekor ayam per minggu. Pada akhir tahun (tutup buku) terdapat laporan keuangan sebagai berikut:

Stock ayam broiler 5600 ekor (dalam berbagai umur) ditaksir harga sebesar Rp 20.000.000,-
Uang kas/bank setelah dikurangi pajak Rp 10.000.000,-
Stok pakan & obat-obatan Rp 2.000.000,-
Piutang (dapat tertagih) Rp 5.000.000,-

Jumlah Rp 37.000.000,-
Utang jatuh tempo Rp (5.000.000)

Saldo Rp 32.000.000,-
Kadar zakat yang harus dibayarkan:
2,5% x 32.000.000 = Rp 800.000

Catatan:
Kandang dan alat-alat peternakan tidak diperhitungkan sebagai harta yang wajib dizakati, karena tidak diperjualbelikan. Nisabnya adalah 85 gram emas murni; jika @ Rp 200.000, 85 gram x Rp 200.000,- = Rp 17.000.000,-.

Batasan Nisab Wajib Zakat Perniagaan dan Perusahaan

Nisab dan kadar zakat perusahaan dianalogikan dengan wajib zakat perniagaan, yaitu 85 gram emas. Adapun kadar zakatnya adalah 2,5% dari aset wajib zakat yang dimiliki perusahaan selama masa satu tahun.

Cara menghitung zakat perniagaan atau perusahaan Kekayaan yang dimiliki badan usaha tidak lepas dari salah satu atau lebih dari tiga bentuk di bawah ini:

Kekayaan dalam bentuk barang.
Uang tunai/bank.
Piutang.

Maka, yang dimaksud harta perniagaan yang wajib dizakati adalah ketiga bentuk harta tersebut dikurangi dengan kewajiban perusahaan, seperti utang yang harus dibayar (jatuh tempo) dan pajak.

Contoh:

Sebuah perusahaan meubel pada tutup buku per 31 Desember 2010 dalam kondisi keuangan sebagai berikut:

Stock meubel 10 set seharga Rp 20.000.000,-
Uang tunai/bank Rp 20.000.000,-
Piutang Rp 5.000.000,-

Jumlah Rp 45.000.000,-
Utang dan pajak Rp (5.000.000)

Saldo Rp 40.000.000,-

Besar zakat yang harus dibayarkan:
2,5% x Rp 40.000.000,- = Rp 1.000.000,-

Batasan Nisab Wajib Zakat Hasil Pertanian

Nisab hasil pertanian merupakan 5 wasq ataupun setara dengan 653 kilogram. Apabila hasil pertanian tersebut tercantum santapan pokok, semacam beras, jagung, gandum, serta kurma, nisabnya merupakan 653 kilogram dari hasil pertanian tersebut. Namun bila hasil pertanian itu tidak hanya santapan pokok, semacam buah- buahan, sayur- mayur, daun, serta bunga, nisabnya disetarakan dengan harga nisab dari santapan pokok yang sangat universal di wilayah( negara) tersebut, mi- salnya buat Indonesia merupakan beras.

Kandungan zakat buat hasil pertanian, apabila diairi dengan air hujan, sungai, ataupun mata air merupakan 10%, namun apabila hasil pertanian diairi dengan disirami ataupun irigasi( terdapat bayaran bonus), zakatnya merupakan 5%.

Dari syarat ini bisa dimengerti kalau pada tumbuhan yang disirami( irigasi), zakatnya merupakan 5%. Maksudnya, 5% yang yang lain dialokasikan buat bayaran pengairan. Imam az- Zarkani berkomentar, apabila pengelolaan lahan pertanian diairi dengan air hujan( sungai) serta disirami( irigasi) denganperbandingan 50: 50, zakatnya merupakan 7, 5%( 3/ 4 dari 10%).

Pada sistem pengairan dikala ini bayaran tidak semata- mata air, namun terdapat biaya- biaya lain semacam pupuk, serta insektisida. Buat memudahkan perhitungan zakatnya, bayaran pupuk, insektisida serta sebagainya diambil dari hasil panen, setelah itu sisanya( apabila melebihi nisab) dikeluarkan zakatnya 10% ataupun 5%( bergantung sistem pengairan).

Contoh:

Pada sawah tadah hujan ditanami padi. Dalam pengelolaan dibutuhkan pupuk dan insektisida seharga Rp 200.000,-

Hasil panen 5 ton beras.
Hasil panen (bruto) 5 ton beras = 5.000 kg
Saprotan = Rp 200.000 atau = 200 kg
Netto = 4.800 kg
Besar zakatnya: 10% x 4.800 kg = 480 kg

Batasan Nisab Wajib Zakat Emas dan Perak atau Harta Simpanan

Nisab emas serta perak merupakan 20 dinar( 85 gr emas murni) serta perak merupakan 200 dirham( setara 595 gr perak). Maksudnya, apabila seorang sudah mempunyai emas ataupun perak sebesar 20 dinar ataupun 200 dirham serta telah memilikinya sepanjang setahun, hingga dia terserang kewajiban zakat sebesar 2, 5%. Demikian pula tipe harta yang ialah harta simpanan serta bisa dikategorikan dalam emas serta perak, semacam duit tunai, tabungan, cek, saham, pesan berharga maupun wujud yang lain. Nisab serta kadat zakat nya sama dengan syarat emas serta perak. Maksudnya, bila seorang mempunyai beragam wujud harta serta jumlah akumulasinyalebih besar ataupun sama dengan nisab( 85 gr emas), dia sudah tekena kewajiban zakat sebesar 2, 5%

Contoh:

Seseorang memiliki harta kekayaan setelah satu tahun sebagai berikut:

Tabungan, deposito, obligasi Rp 100.000.000,-
Uang tunai (di luar kebutuhan pokok)Rp 5.000.000,-
Perhiasan emas (berbagai bentuk) 150 gram
Utang jatuh tempo Rp 5.000.000,-

Perhiasan emas yang digunakan sehari-hari atau sewaktu-waktu tidak wajib dizakati, kecuali melebihi jumlah maksimal perhiasan yang layak zakat. Jika seseorang layak memakai perhiasan maksimal 50 gram, maka yang wajib dizakati hanyalah perhiasan yang melampaui 50 gram, yaitu 100 gram.

Dengan demikian, jatuh tempo harta yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah sebagai berikut:

Tabungan, deposito, obligasi, Rp 100.000.000,-
Uang tunai Rp 5.000.000,-
Emas (150 – 50 = 100 gram) @Rp 350.000 x 100 gram Rp 35.000.000,-

Jumlah Rp 140.000.000,-
Utang jatuh tempo Rp (5.000.000)

Saldo Rp 135.000.000,-
Besar zakat yang harus dikeluarkan:
2,5 % x Rp 135.000.000,- = Rp 3.375.000

Batasan Nisab Wajib Zakat Profesi

Zakat profesi memanglah belum sering di dengar dalam khazanah keilmuan Islam klasik. Hingga dari itu, hasil profesi dikategorikan bagaikan tipe harta harus zakat bersumber pada kias( analogi) atas kemiripan( syabbah) terhadap ciri harta zakat yang sudah terdapat, ialah:

Model mendapatkan harta pemasukan( profesi) mirip dengan panen( hasil pertanian), sehingga harta ini bisa dikiaskan pada zakat pertanian bersumber pada nisab( 653 kilogram gabah kering giling ataupun setara dengan 522 kilogram beras) serta waktu pengeluaran zakatnya( tiap kali panen),

Model harta yang diterima bagaikan pemasukan berbentuk duit, sehingga tipe harta ini bisa dikiaskan pada zakat harta( simpanan ataupun kekayaan) bersumber pada kandungan zakat yang wajib dibayarkan( 2, 5%).

Dengan demikian, apabila hasil profesi seorang sudah penuhi syarat harus zakat, dia berkewajiban menunaikan zakatnya.

Contoh menghitung zakat profesi :

Zainal Abidin adalah seorang karyawan swasta yang berdomisili di Bogor. Ia mempunyai seorang istri dan dua orang anak yang masih kecil. Penghasilan per bulannya adalah Rp 5.000.000,-.

Pendapatan gaji per bulan Rp 5.000.000,-
Nisab 522 kg beras @Rp 7.000 (relatif) Rp 3.654.000,-
Rumus zakat = (2,5% x besar gaji per bulan),-
Zakat yang harus ditunaikan Rp 125.000,-
Zakat profesi juga bisa diakumulasikan dalam satu tahun. Caranya, jumlah pendapatan gaji berikut bonus dan lainnya dikalikan satu tahun kemudian apabila hasilnya mencapai nisab, selanjutnya dikalikan dengan kadar zakat 2,5%.
Jadi, Rp 5.000.000,- x 13 = Rp 65.000.000,-
Jumlah zakatnya adalah 65.000.000,- x 2.5% = Rp 1.625.000,-

Golongan yang haram Menerima Zakat

Jika Seandainya di atas telah di ulas siapa saja orang atau golongan yang berhak menerima zakat fitrah, maka di luar itu juga terdapat golongan yang haram menerima zakat tersebut sepeti :

1. Orang kaya dan orang mampu berusaha

2. Orang yang menjadi tanggung jawab para wajib zakat (muzakki)

3. Keluarga Bani Hasyim dan Bani Mutalib (Ahlulbait)

4. Orang kafir dan atheis

Sampai di sini maka sudah dapat di pahami tentang pembahasan zakat, maka harus di ingat bahwa kewajiban membayar zakat ini harus di perhatikan jangan sampai mengabaikannya karena termasuk salah satu rukun islam. Serta harus di pahami juga bahwa selain kewajiban zakat juga termasuk ibadah yang memiliki hikmah luar biasa terutama yang berhubungan dengan kemanusiaan seperti dengan berzakat berarti telah mewujudkan sistem kemasyarakatan Islam, membantu, menolong, dan menyantuni orang tidak mampu.

Semoga tilisan yang cukup singkat ini terutama berkaitan langsung dengan bacaan doa niat zakat fitrah dan mal hukum yang berhak menerima materi, jenis, hukum, dalil, pengertian, penghasilan, emas, profesi, contohnya, waktu mengeluarkan, berapa persen, penerima, hadits tentang zakat mal, uang, ketentuan, tujuan dan yang lainnya. Silahkan untuk di kaji dengan baik agar dapat di pahami sehingga nantinya bisa teramalkan dengan baik dan benar sesuai ketentuan yang telah di syariatkan dalam agama ini, teutama yang merasa memiliki hasil lebih dari penghasilannya.

Waktu Jadwal Sholat Dan Pengingat Adzan Otomatis Hari Ini 2020

Sholat adalah sebuah kewajiban yang harus di laksanakan pada waktunya setiap hari oleh seluruh umat muslim yang ada di muka bumi ini, entah sedang sibuk bekerja, sakit, bahkan ketika lupa pun wajib untuk di ganti pada waktu lain. Sholat yang termasuk ibadah yang memiliki waktu tertentu pelaksanaannya, jika di kerjakan bukan pada saatnya maka tidak jadi sholatnya, maka dengan demikian mengetahui jadwal sholat di wajibkan kepada semua orang islam.

Sebenarnya mengetahui jadwal sholat sangat mudah sekali, karena jika sedang berda di sebuah tempat atau di rumah bisa dengan cara mendengan suara waktu adzan dari tiap mesjid. Namun yanag menjadi permasalahan ketika sedang bepergian atau adzan tidak terdengar, maka dalam hal ini sudah pasti jadwal sholat sangat di butuhkan agar tidak ragu untuk secepatnya memulai melaksanakan ibadah tersebut tepat pada waktunya.


Seiring dengan perkembangan teknologi yang lebih canggih, mengetahui jadwal sholat hari ini sangat mudah sekali apalagi sudah banyak sekali aplikasi pengingat jadwal sholat yang bisa di download pada perangkat hp dan sejenisnya meliputi adzan otomatis. Sehingga setidaknya lebih mempermudah siapa saja untuk dapat mengetahui waktu sholat kapan dan dimana pun berada, meskipun sedang berada dalam kendaraan.



Berbicara mengenai jadwal sholat, banyak sekali yang harus di pahami septar hal ini di dalamnya terlebih lagi antara satu daerah dengan kota lain ada perbedaan waktu. Misalnya saja jadwal dholat bandung dan jogja atau waktu sholat jakarta dan surabaya pasti terpaut beberapa detik perbedaan waktunya masuk sholat. Selain itu juga jadwal waktu sholat selalu berubah-rubah seiap saatnya seperti tanggal 12 agustus waktu sholat subuh pukul 04:30 sedangkan pada 20 agustus watu subuh berubah menjadi 04:34.

Untuk itu demi mempermudah kalian dalam mengetahui jadwal waktu sholat termasuk jadwal imsakiyah, maka kami menyediakan sebuah tabel jadwal otomatis lengkap untuk setiap kota di seluruh indonesia yang bersumber dari pihak terpercaya. Jadwal ini di atur secara otomatis berdasarkan perputaran waktu sholat setiap hrinya sehingga ketepatan dari waktu akan semakin akurat.

Bacaan Doa Duduk Tahiyat Awal Akhir Sholat Tasyahud Sebelum Salam

Tahiyat atau tasyahud adalah bagian dari rukun sholat yang di kerjakan dengan cara duduk sebelum salam sambil membacakan beberapa bagian kalimat berisi sholawat nabi dan doa. Ada dua jenis tahiyat di dalam sholat yaitu tahiyat awal dan akhir, keduanya berbeda hukum serta cara duduk yang di lakukan, untuk tahiyat awal para ulama menghukumi sebagai sunnah ab'ad yang apabila tertinggal harus melakukan sujud sahwi sedangkan tahiyat akhir termasuk rukun yang tidak boleh di tinggalkan.

Tasyahud atau tahiyat awal dilakukan pada tata cara sholat yang memiliki jumlah rakaat 4 serta 3 misalnya dhuhur, ashar, maghrib dan isya yaitu pada rakaat kedua melakukan duduk iftirosy, caranya menegakkan kaki kanan dan meletakkan kaki kiri menempel lantai kemudian menduduki kaki kiri tersebut. Duduk iftirosy ini juga di lakukan pada saat duduk di antara dua sujud dan duduk istirahat atau duduk saat tasyahud akhir jika setelah tasyahud tersebut masih akan melakukan sujud sahwi.

Adapun yang di maksud dengan duduk tawarruk yang di lakukan pada tahiyat akhir caranya kaki kanan di tegakan dan kaki kiri dijulurkan ke bawah kaki kanan serta pantat duduk di lantai. Adapun mengenai melipat jari-jari kaki menjulur ke arah kiblat baik dalam duduk tawarruk atau iftirosy hukumnya sunnah, sekalipun tidak melakukannya tidak merubah pada keabsahan sholat hanya saja tergolong meninggalkan kesunnahan dalam sholat itu sendiri, jika mampu sebaiknya lakukan.

Doa Tahiyat Awal Tasyahud Akhir

Memang dalam hal posisi duduk antara tasyahud awal dan akhir, terjadi perbedaan pendapat di kalangan para madzhab seperti menurut kalangan imam syafi'i sunnah duduk iftirosy pada tasyahud awal dan tawarruk pada tasyahud akhir, begitu juga untuk sholat yang dua rakaat melakukan duduk tawaruk. Sedangkan Imam maliki berpendapat bahwa tahiyat awal dan akhir dengan duduk tawarruk, lain halnya pendapat abu hanifah dan as tsaury tasyahud awal dan kedua sama-sama duduk iftirosy.

Berbeda lagi dengan pandangan imam ahmad bin hambal yang berpendapat apabila sholat dua rakaat maka duduk iftirosy, jika empat rokaat maka tasuyahud awal iftirosy dan tasyahud kedua tawarruk. Dengan banyaknya perbedaan tersebut maka memberikan hikmah pada kita semua untuk memahami dan mengerti serta tidak perlu heran apabila suatu saat nanti melihat di sebuah masjid adda seorang yang melakukan duduk berbeda pada tasyahud awal atau akhir karena memang para ulama berbeda pendapat dalam hal ini.

مذهبنا أنه يستحب أن يجلس في التشهد الأول مفترشا وفي الثاني متوركا ، فإن كانت الصلاة ركعتين جلس متوركا . وقال مالك : يجلس فيهما متوركا ، وقال أبو حنيفة والثوري : يجلس فيهما مفترشا ، وقال أحمد : إن كانت الصلاة ركعتين افترش وإن كانت أربعا افترش في الأول وتورك في الثاني

kitab majmu' (3/430)

Doa tahiyat / Tasyahud

Tahiyat akhir termasuk pada bagian rukun sholat yang harus di penuhi bahkan harus di ulangi sholatnya apabila tasyahud akhir ini di tinggalkan, berbeda dengan tahiyat awal yang hanya termasuk sunnah ab'ad dan cukup dengan sujud sahwi jika tertinggal. Pada tasyahud akhir ini di haruskan membaca tahiyat dan shalawat di lanjut dengan bacaan doa setelahnya bahkan di hukumi makruh jika seandainya bacaan tersebut di tinggalkan begiitu saja.

Adapun membaca doa setelah bacaan tahiyat dan shalawat tidak di sunnahkan pada tasyahud awal, karena tasyahud awal di anjurkan untuk lebih di percepat, dengan demikian sudah pasti bacaan tashiyat awal lebih pendek dari bacaan tahiyat akhir. Untuk lebih mempermudah bagaimana perbedaan dari bacaan keduanya, alangkah jika perhatikan secara cermat di bawah ini secara seksama agar mudah di pahami dengan benar.

1. Bacan Doa Tahiyat / Tasyahud Awal

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Attahiyatul mubarakatus solawatut taiyibatu laillah. Assalamu’alaika aiyuhan nabiyu warahmatullayhi wabarakatuh. Assalamu’alaina wa’la ‘ibadillahis salihin. Asyahadu alla illaha illallah. Wa’asyhadu anna Muhammadar Rasulullah. Allahumma solli’ala Sayyidina Muhammad.

1. Bacan Doa Tahiyat / Tasyahud Akhir

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَرَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِجَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Attahiyatul mubarakatus solawatut taiyibatu laillah. Assalamu’alaika aiyuhan nabiyu warahmatullayhi wabarakatuh. Assalamu’alaina wa’la ‘ibadillahis salihin. Asyahadu alla illaha illallah. Wa’asyhadu anna Muhammadar Rasulullah. Allahumma solli’ala Sayyidina Muhammad. wa’ala ali Sayyidina Muhammad. Kama sollaita’ala Sayyidina Ibrahim wa’ala ali Sayyidina Ibrahim. Wabarik ‘ala Sayyidina Muhammad wa’ala ali Sayyidina Muhammad. Kama barakta ‘ala Sayyidina Ibrahim wa’ala aliSayyidina Ibrahim. Fil ‘alamina innaka hamidummajid. Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.

Artinya: Segala penghormatan, keberkahan, curahan rohmat, kebaikan adalah untuk Allah. Kesejahteraan atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatan-Nya. Kesejahteraan atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, berilah curahan rohmat atas Nabi Muhammad. dan ke atas keluarganya. Sebagaimana Engkau beri rahmatkepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Berkatilah atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau memberkati Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Di dalam alam ini, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.

Banyak hal yang memang harus di pahami dengan benar dalam tasyahud ini mulai dari bagaimana tata cara duduk hingga doa tahiyat secara lengkap. Serta kesemuanya tersebut termasuk penting di ketahui sebab tahiyat akhir ini meliputi rukun yang menenukan keabsahan dari keseluruhan sholat yang di laksanakan. Dengan begitu silahkan cermati semua yang berkaitan dengan bacaan doa duduk tahiyat awal akhir sholat tasyahud sebelum salam agar nanti bisa di amlakan secara benar.

Tata Cara Doa Bacaan Niat Sholat Subuh Dan Jadwal Waktu Lengkap

Sebagaimana disadari oleh kebanyakan umat muslim bahwa shalat subuh ini termasuk yang paling berat di lakukan meskipun jika melihat dari sisi pelaksanaan bisa di bilang paling ringan sebab hanya dua rakaat saja. Pada waktu jadwal sholat subuh dimana setiap orang sedang terlelap dalam tidur di haruskan untuk bangun mengerjakan dua rakaat dengan sebagai kewajiban, tidak sedikit dari umat muslim yang tertinggal atau kesiangan melakukan sholat subuh ini di sebabkan beratnya bangun pada waktu tersebut.

Dibalik beratnya menyambut datangnya waktu subuh ternyata di dalamnya menyimpan rahasia istimewa berupa keutamaan yang luar biasa meliputi berbagai kebaikan. Semua itu tentunya hanya akan di dapat oleh mereka yang memiliki keimanan tinggi dan selalu istiqomah dengan ikhlas bangun setiap waktu subuh yaitu selain sebagai salah satu gerbang untuk mendapatkan surganya allah swt juga menjadikan dirinya terjaga dari panasnya api neraka serta pembuka pintu rezeki.

Keluar dari keutamaan waktu subuh yang sangat istimewa tersebut bahwa sesungguhnya sholat ini adalah kewajiban yang harus di penuhi oleh semua orang islam dan jika di tinggalkan sangat berdosa. Bahkan kewajiban ini apabila di tertinggal baik di sebabkan lupa atau tertidur harus cepat di ganti atau qadha pada waktu ketika pertama kali dia ingat, serta hal ini berlaku mutlak bagi setiap umat muslim yang baligh dan berakal sehat tidak bisa di tawar menawar.

Gambar Niat Sholat Subuh

Sedangkan bagaimana bagi orang yang terbiasa sholat subuh di qadha karena mungkin ada rutinitas bergadang shingga setiap malam tidur menjelang subuh serta bangun ketika matahari terbit sudah memancarkan sinarnya. Hakikatnya jika sholat subuh tertinggal karena tidur maka dia boleh mengqadhanya, namun permasalahan dengan terbiasa mengqadha shalat di sebabkan permasalahan tadi maka hukumnya menjadi haram dan tetap wajib qadha, dengan demikian jika memang selalu tidur menjelang subuh usahakan sholat dulu.

Ketentuan Jadwal Waktu Subuh

Menentukan waktu subuh selain dengan cara mendengarkan berkumandangnya suara adzan juga dengan memakai jadwal subuh yang di rangkum melalui sebuah tabel dari pihak MUI atau Kemenag seperti yang banyak tersebar saat ini serta kedua cara tersebut adalah yang paling mudah di pakai untuk ketentuan. Sedangkan hakikat dari waktu subuh sendiri adalah mulai dari terbitnya fajar sampai terbitnya matahari, di luar itu tidak ada lagi waktu subuh.

Fajar melihat dari segi bahasa yaitu munculnya cahaya memanjang semisal ekor serigala di tengah langit, fajar seperti ini tidak mengharamkan makan bagi orang yang hendak berpuasa serta waktu sholat Subuh masih belum tiba serta yang demikian di sebut fajar kadzib. Adapun fajar yang sinarnya menyebar yang apabila ia muncul, maka haram makan bagi orang yang hendak berpuasa dan halal mengerjakan sholat, yakni waktu sholat Subuh sudah tiba dan yang ini di sebut fajar shadiq.

Tata Cara Sholat Subuh

Sholat subuh di lakukan sebanyak dua rakaat di awali dengan niat dan akhiri salam serta pada rakaat kedua setelah mambaca doa 'itidal sebelum ruku di sunnahkan untuk membaca doa qunut, tetapi mengenai qunut sholat subuh ini berbeda pendapat di kalangan para ulama. Adapaun mengenai bacaan meliputi rukun quliyah dan fi'liah tidak ada perbedaan dengan sholat yang lainnya hanya berbeda pada bacaan niat sholat subuh saja yang tergolong rukun qalbiah.

Niat Sholat Subuh Berjamaan

Untuk Imam

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًإِمَامًالله تَعَالَى

Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati Adaa-an imaaman lillaahi ta’aalaa

Untuk Makmum

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًمَأْمُوْمًالله تَعَالَى

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati Adaa-an makmuuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya : Aku berniat mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, sebab Allah Ta’ala.

Niat Sholat Subuh Sendiri/Munfarid

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati Adaa-an lillaahi ta’aalaa.

Artinya : Aku berniat mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebab Allah Ta’ala.

Bacaan niat ini di ucapkan secara lisan sebelum takbiratul ikhram sedangkan wajib di hadirkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram, maksudnya yaitu kedua tangan di angkat sambil mengucapkan lafadz allahu akhbar agak keras dan dalam hati menghadirkan niat sholat subuh tersebut. Penting sekali memahmi tentang niat ini karena di dalam sholat termasuk pada rukun yang pertama kali di lakukan, serta menentukan sah atau tidaknya keseluruhan sholat yang di lakukan.

Sebenarnya sampai di sini tuntunan sholat subuh sudah komplit dan selsai di bahas, namun dalam pelaksanaannya setelah selesai sholat di kerjakan jangan dulu langsung pergi sebab sebaik-baiknya waktu adalah sesudah sholat sehingga manfaatkan waktu tersebut untuk berdzikir dan berdoa. Amalan doa setelah sholat subuh bacakan sebagai mana yang umum di ucapkan setalah sholat lainnya seperti memohon keselamatan dunia akhirat.
© 2020 ALkaromah.Net - Contact - Privacy - Disclaimer