Tata Cara Doa Bacaan Niat Sholat Subuh Dan Jadwal Waktu Lengkap

Sebagaimana disadari oleh kebanyakan umat muslim bahwa shalat subuh ini termasuk yang paling berat di lakukan meskipun jika melihat dari sisi pelaksanaan bisa di bilang paling ringan sebab hanya dua rakaat saja. Pada waktu jadwal sholat subuh dimana setiap orang sedang terlelap dalam tidur di haruskan untuk bangun mengerjakan dua rakaat dengan sebagai kewajiban, tidak sedikit dari umat muslim yang tertinggal atau kesiangan melakukan sholat subuh ini di sebabkan beratnya bangun pada waktu tersebut.

Dibalik beratnya menyambut datangnya waktu subuh ternyata di dalamnya menyimpan rahasia istimewa berupa keutamaan yang luar biasa meliputi berbagai kebaikan. Semua itu tentunya hanya akan di dapat oleh mereka yang memiliki keimanan tinggi dan selalu istiqomah dengan ikhlas bangun setiap waktu subuh yaitu selain sebagai salah satu gerbang untuk mendapatkan surganya allah swt juga menjadikan dirinya terjaga dari panasnya api neraka serta pembuka pintu rezeki.

Keluar dari keutamaan waktu subuh yang sangat istimewa tersebut bahwa sesungguhnya sholat ini adalah kewajiban yang harus di penuhi oleh semua orang islam dan jika di tinggalkan sangat berdosa. Bahkan kewajiban ini apabila di tertinggal baik di sebabkan lupa atau tertidur harus cepat di ganti atau qadha pada waktu ketika pertama kali dia ingat, serta hal ini berlaku mutlak bagi setiap umat muslim yang baligh dan berakal sehat tidak bisa di tawar menawar.

Gambar Niat Sholat Subuh

Sedangkan bagaimana bagi orang yang terbiasa sholat subuh di qadha karena mungkin ada rutinitas bergadang shingga setiap malam tidur menjelang subuh serta bangun ketika matahari terbit sudah memancarkan sinarnya. Hakikatnya jika sholat subuh tertinggal karena tidur maka dia boleh mengqadhanya, namun permasalahan dengan terbiasa mengqadha shalat di sebabkan permasalahan tadi maka hukumnya menjadi haram dan tetap wajib qadha, dengan demikian jika memang selalu tidur menjelang subuh usahakan sholat dulu.

Ketentuan Jadwal Waktu Subuh

Menentukan waktu subuh selain dengan cara mendengarkan berkumandangnya suara adzan juga dengan memakai jadwal subuh yang di rangkum melalui sebuah tabel dari pihak MUI atau Kemenag seperti yang banyak tersebar saat ini serta kedua cara tersebut adalah yang paling mudah di pakai untuk ketentuan. Sedangkan hakikat dari waktu subuh sendiri adalah mulai dari terbitnya fajar sampai terbitnya matahari, di luar itu tidak ada lagi waktu subuh.

Fajar melihat dari segi bahasa yaitu munculnya cahaya memanjang semisal ekor serigala di tengah langit, fajar seperti ini tidak mengharamkan makan bagi orang yang hendak berpuasa serta waktu sholat Subuh masih belum tiba serta yang demikian di sebut fajar kadzib. Adapun fajar yang sinarnya menyebar yang apabila ia muncul, maka haram makan bagi orang yang hendak berpuasa dan halal mengerjakan sholat, yakni waktu sholat Subuh sudah tiba dan yang ini di sebut fajar shadiq.

Tata Cara Sholat Subuh

Sholat subuh di lakukan sebanyak dua rakaat di awali dengan niat dan akhiri salam serta pada rakaat kedua setelah mambaca doa 'itidal sebelum ruku di sunnahkan untuk membaca doa qunut, tetapi mengenai qunut sholat subuh ini berbeda pendapat di kalangan para ulama. Adapaun mengenai bacaan meliputi rukun quliyah dan fi'liah tidak ada perbedaan dengan sholat yang lainnya hanya berbeda pada bacaan niat sholat subuh saja yang tergolong rukun qalbiah.

Niat Sholat Subuh Berjamaan

Untuk Imam

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًإِمَامًالله تَعَالَى

Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati Adaa-an imaaman lillaahi ta’aalaa

Untuk Makmum

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءًمَأْمُوْمًالله تَعَالَى

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati Adaa-an makmuuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya : Aku berniat mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, sebab Allah Ta’ala.

Niat Sholat Subuh Sendiri/Munfarid

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati Adaa-an lillaahi ta’aalaa.

Artinya : Aku berniat mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebab Allah Ta’ala.

Bacaan niat ini di ucapkan secara lisan sebelum takbiratul ikhram sedangkan wajib di hadirkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram, maksudnya yaitu kedua tangan di angkat sambil mengucapkan lafadz allahu akhbar agak keras dan dalam hati menghadirkan niat sholat subuh tersebut. Penting sekali memahmi tentang niat ini karena di dalam sholat termasuk pada rukun yang pertama kali di lakukan, serta menentukan sah atau tidaknya keseluruhan sholat yang di lakukan.

Sebenarnya sampai di sini tuntunan sholat subuh sudah komplit dan selsai di bahas, namun dalam pelaksanaannya setelah selesai sholat di kerjakan jangan dulu langsung pergi sebab sebaik-baiknya waktu adalah sesudah sholat sehingga manfaatkan waktu tersebut untuk berdzikir dan berdoa. Amalan doa setelah sholat subuh bacakan sebagai mana yang umum di ucapkan setalah sholat lainnya seperti memohon keselamatan dunia akhirat.