Bacaan Doa Niat Puasa Bulan Ramadhan Yang Benar Sebulan Penuh

Untuk Umat Muslim berpuasa bukan hanya sebatas kewajiban mutlak yang harus terpenuhi pada waktunya, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan sosial dan budaya. Adanya puasa ramadhan telah menumbuhkan beragam aktivitas sosial di masyarakat indonesia khususnya, misalnya silaturahmi, saling berkunjung antar saudara, sholat tarawih bersama, tadarus atau membaca al-qur'an dengan semakin rutin, pasaran atau pengajian khusus di pesantren-pesantren, ziarah kubur, membersihkan mesjid dan masih banyak lagi yang lainnya. Semua aktivitas tersebut tentunya menjadi simbol penyucian diri dalam rangka menyongsong datangnya bulan mulia ramadhan.

Istilah kata puasa atau populer juga dengan sebutan Shiyam serta shaum memiliki arti menahan, secara istilah fiqih yaitu menahan diri sejak terbitnya matahari hingga terbenam dari segala hal yang membatalkan pada puasa dengan di sertai niat puasa ramadhan malam harinya bagi umat islam yang sudah baligh, berakal dan sehat serta suci dari haid dan nifas bagi perempuan. Hukum dari puasa bulan ramadhan adalah wajib bagi semua umat islam yang sudah memenuhi syarat wajib untuk melaksanakan ibadah tersebut, kewajiban ini berdasarkan al-qur'an surat al-bakarah ayat 183.

Banyak sekali hikmah yang dapat di ambil dari pelaksanaan puasa tersebut di antaranya mengajarkan hidup rukun antar sesama, saling menghargai serta menunjukan semua derajat manusia itu sama baik yang miskin atau kaya. Andai saja semua pelajaran bisa di terapkan dalam kehidupan sehari-hari selain bulan ramadhan tentunya akan bisa menumbuhkan rasa aman dan damai sebab rasa kasih sayang akan tumbuh lebih tinggi di tengah-tengah setiap orang, begitu dengan pelajaran beramal ibadah yang akan lebih meningkat. Namun sayang ketika bulan ramadhan selesai, pelajaran tersebut nyaris ikut hilang juga.

Doa Niat Puasa Ramadhan

Dalam berbagai ragkaian ibadah, niat selalu menjadi rukun paling pertama yang harus di penuhi seperti halnya pada sholat fardhu yang mana letak niat berada ketika takbiratul ikhram. Namun dalam hal pelaksanaan puasa, niat tersebut harus di ucapkan pada malam harinya, apabila lupa maka ibadah puasanya menjadi tidak sempurna karena salah satu rukun yaitu niat puasa tidak terpenuhi. Petingnya Berniat dalam ibadah, karena niat tersebut menjadi pembeda antara satu ibadah yang lainnya serta antara ibadah dengan aktivitas biasa, serta niat juga menunjukan tujuan ibadah yang di laksanakan apakah karena allah atau selainnya.

Setidaknya ada tiga jenis puasa yang niatnya harus di malam hari atau di ucapkan sebelum di mulainya berpuasa yaitu pada puasa ramadhan, qadha ddan nadzar. Andaikan niat tersebut tertinggal atau lupa di baca maka tidak ada puasa baginya dan wajib untuk menahannya sebagai mana orang yang melakukan puasa pada bulan ramadhan. Namun menurut pandangan Madzhab Hanafi memasang niat malam atau siang hari baik puasa wajib atau sunnah tetap sah, hanya saja puasanya kurang sempurna. Jika demikian berniat di malam hari adalah waktu yang paling utama ketika berpuasa.

Niat Puasa Sebulan Penuh Di Awal Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ كِلِّهِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu souma syahri ramadhana kul’lihi lil’lahi ta’ala.

Artinya : Aku niat berpuasa selama satu bulan penuh pada bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Taala.

Membaca Niat sebulan penuh di awal bulan bulan ramadhan hukumnya sunnah dan hanya cukup untuk puasa hari pertama saja, tetapi dalam hal ini ada perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan para madzhab. Jika menurut pandangan madzhab syafi'i, Niat puasa sebulan penuh di awal ramadhan adalah sunnah dan hanya mencukup satu hari saja, selanjutnya setiap malam tetap harus berniat puasa ramadhan. Tetapi Menuru Maliki sudah mencukupi niat puasa satu bulan di awal ramadhan untuk menjaga akan lupa membaca niat puasa di malam-malam selanjutnya, kendati demikian madzhab maliki juga tetap menganjurkan untuk berniat setiap malam.

Puasa bulan ramadhan adalah ibadah yang sangat istimewa, karena selain menjadi kewajiban juga banyak sekali hikmah dan pelajaran yang bisa di ambil dari bulan ramadhan tersebut, apalagi jika melihat dari sisi pahala amalan yang ada pada bulan agung ini. Dengan demikian jangan sekali-kali merusak ramadhan dengan hal-hal jelek serta persiapkan diri agar bisa menjalankan puasa selama sebulan tidak ada gangguan. Semoga pembahasan kali ini bisa memberikan hikmah dan keberkahan bagi pembaca semua, serta dapat di pahami dengan baik apa yang ada pada niat puasa ramadhan dan yang berkaitan di dalamnya.
© 2020 ALkaromah.Net - Contact - Privacy - Disclaimer