Bacaan Niat Doa Buka Puasa Dan Sahur Shahih Sesuai Sunnah Yang Benar

Salah satu yang umum akan terjadi saat puasa yaitu bertemu dengan baragam jenis makanan dan minuman lezat ketika berkumandang adzan maghrib, momen tersebut menjadi temu kangen dengan makanan tersebut guna menghilangkan rasa lapar seharian. Namun kegembiraan tibanya waktu berbuka puasa sering membuat orang lupa akan porsi makanan sehat, sehingga mengakibatkan kenyang yang keluar dari aturan yang mana dampaknya lupa akan kewajiban selanjutnya yang harus di lakukan, tubuh lemas dan ngantuk serta tidak mau melaksanakan ibadah lain yang sudah di anjurkan saat berpuasa.

Meskipun waktu berbuka sudah terbebas dari menahan rasa lapar puasa, bukan berarti bisa makan dan minum semaunya, karena dalam berbuka ada etika atau adab yang sudah di ajarkan oleh rasul saw yaitu membaca doa buka puasa terlebih dahulu kemudian memakan kurma segar secukupnya atau semisal makanan manis atau minum air sealakadarnya kemudian melaksanakan sholat maghrib, baru setelah itu makan sebiasanya saja jangan terlalu kenyang agar kuat melakukan ibadah lain seperti sholat sunnah tarawih. Dan itulah salah satu contoh baik dalam melakukan buka puasa yang di contohkan nabi.

Mengenai kalimat doa buka puasa, terdapat du jenis yang umum di amalkan oleh masyarakat saat ini yaitu dengan bunyi Allahumma laka shumtu serta Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu. Maka timbul pertanyaan mana yang lebih utama di bacakan apakah di gabung keduanya atau salah satunya, dalam hal ini tentu harus melihat dulu sumber keterangannya masing-masing, mana di antara hadits yang lebih shahih tentang doa buka puasa tersebut. Kalimat "allahumma laka sumtu" terdapat dalam hadits yang di riwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim sedangkan Dzahabaz zhama’u dalam hadits riwayat abu daud.

Bacaan Niat Doa Buka Puasa Dan Sahur Shahih Sesuai Sunnah Yang Benar

Sebenarnya keduanya baik untuk di amalkan sebab bersumber pada hadits, namun yang lebih utama yaitu doa yang berbunyi allahumma laka shumtu dan seterusnya, karena di rawatkan bukhari dan muslim. Perbedaan amalan sunnah bukan suatu hal yang perlu di perdebatkan selama perbedaan tersebut semuanya bersumber pada hadits shahih, namun tetap harus di pahami juga bahwa dari setiap perbedaan ada salah satu yang lebih baik dari yang lainnya seperti halnya juga terjadi pada doa qunut atau amalan lain yang selalu menjadi pertanyaan masyarakat muslim sejak dulu, padahal sumberya sudah pasti.

Setiap pekerjaan baik, lebih utama jika di awali serta di akhiri dengan berdoa, apalagi ini menyangkut dengan masalah ibadah sunnah yaitu berbuka puasa. Jangan sekali-kali kalian berbuka tanpa mengikut sertakan doa khusus dari buka tersebut dan bacaannya telah lama di ajarkan serta di amalkan oleh umat muslim sejak dahulu. Sedangkan bagi kalian yang belum paham dan ingin belajar kalimat dari bacaan doa buka puasa bisa langsung simak ada halaman ini, kemudian hafalkan hingga benar-benar paham agar nanti tiba waktunya tidak lupa untuk di baca.

Bacaan Doa Buka Puasa

Setiapamalan yang baik dan dapat mendorong terhadap keberhasilan ibadah khusus, maka sangat di anjrkan untuk di pahami dengan benar seperti halnya pembesan tentang bacaan niat doa buka puasa dan sahur shahih sesuai sunnah yang benar lengkap dalam bahasa arab latin dan artinya. Sebtulnya banyak sekali pembahasan yang tidak kalah penting dari seputar permasalahan berbuka puasa ini, namun di karenakan keterbatasan, maka di cukupkan sampai di sini.
© 2020 ALkaromah.Net - Contact - Privacy - Disclaimer